Cara Cerdas Mengatur Keuangan untuk Generasi Milenial !

Bagikan Artikel Ini

Generasi millenial atau sebutan lain untuk anak-anak muda zaman sekarang memiliki gaya hidup yang selalu ingin mengikuti tren terkini dalam segala hal. Ini membuat mereka sering menghamburkan begitu banyak uang. Selain itu, mereka juga tidak dapat mengatur dengan baik keuangan. Terkadang tidak jarang, banyak dari generasi milenial yang sudah kehabisan uang di pertengahan bulan. Nah, untuk mengatasi hal tersebut berikut merupakan tips cara cerdas mengatur keuangan untuk generasi milenial.

Cara Cerdas Mengatur Keuangan untuk Generasi Milenial !

  1. Jangan “menghidupi” konten

Banyak generasi milenial saat ini membeli suatu barang, atau pergi ke suatu tempat yang memakan banyak biaya hanya untuk memenuhi konten di media sosial mereka.

Cara Cerdas Mengatur Keuangan untuk Generasi Milenial !

Memang benar, media social salah satu fungsinya adalah untuk mengekspresikan diri, namun tetap sesuaikan dengan budget dan jangan terpaku untuk menjadi sama seperti orang lain. Terkadang kesederhanaan dengan bumbu kreatifitas dapat menjadi menarik dan mampu mengekspresikan diri kita yang sebenarnya.

  1. Ambil 10-20 persen dari penghasilan

Strategi nomor dua ini harus disiplin kamu lakukan. Sisihkan 10 hingga 20 persen dari penghasilan kamu dan masukkan ke rekening tabungan.

Cara Cerdas Mengatur Keuangan untuk Generasi Milenial !

Bagi kamu yang baru mendapat pekerjaan dengan gaji staf fresh graduate, strategi ini mungkin akan sulit di awal. Namun, yakinlah kamu akan kaget melihat tabunganmu yang terus membengkak. Ratusan ribu rupiah akan menjadi juta, puluhan juta, dan seterusnya. Kuncinya hanya satu: disiplin.

Baca juga : Seberapa Cerdas Dirimu Mengatur Uang Berdasar Sugesti dari Zodiak?

  1. Tabung Uang Receh

Uang receh dari kembalian belanja dan lainnya sebaiknya ditabung. Meski terlihat sepele, jangan sepelekan kekuatan uang receh ini karena tetap saja ia bernilai.

Cara Cerdas Mengatur Keuangan untuk Generasi Milenial !

Kamu bisa kumpulkan uang receh kembalian belanja dan lain sebagainya di toples dalam kamarmu. Misal, setiap hari menabungkan receh Rp1.000. Sebulan menjadi Rp30.000, setahun, jadi Rp360.000. Meskipun tak banyak, tapi uang sebesar itu bisa untuk banyak hal. Uang receh juga bisa untuk dana darurat.

  1. Catat Semua Pengeluaran Secara Rinci

Catat semua pengeluaran secara rinci. Mengenali kebiasan berbelanja dan kebutuhan bisa dimulai dengan cara menuliskan kembali pengeluaran bulan lalu dan memikirkan kembali mana yang perlu dipertahankan dan mana yang perlu dipangkas atau bahkan dihindari.

Cara Cerdas Mengatur Keuangan untuk Generasi Milenial !

Kemudian, tetapkan biaya untuk masing-masing kebutuhan, misalkan untuk transportasi, kebutuhan harian, perawatan rumah, biaya sewa rumah dan lain-lain.

Semoga bermanfaat 🙂

Bagikan Artikel Ini