Benarkah Kekuatan Sugesti bisa Membuat Seseorang Menjadi Kaya?

Benarkah Kekuatan Sugesti bisa Membuat Seseorang Menjadi Kaya?
Bagikan Artikel Ini

Seseorang menjadi kaya itu bukan tergantung dari bisnisnya. Bukan juga tergantung dari pekerjaannya. Tapi dari kekuatan sugesti yang ada dalam pikirannya. Tapi banyak orang tidak percaya atas kekuatan sugesti. Lalu bertanya, “benarkah kekuatan sugesti bisa membuat seseorang menjadi kaya?”. Pertanyaan seperti ini sah-sah saja. Sebab banyak orang salah dalam memahami apa itu sugesti. Jadi seakan-akan menyepelekan makna dari “kekuatan sugesti”. Banyak orang sibuk mencari peluang bisnis, peluang investasi untuk menjadi kaya. Tetapi faktanya banyak orang yang begitu menjalani bisnis tetap saja tidak kaya. Ikut investasi ujung-ujungnya ketipu. Begitu mengalami kejadian seperti ini lantas menyalahkan nasib, menyalahkan Tuhan. Padahal yang salah adalah dirinya sendiri.

Sugesti adalah Isi Pikiran Manusia

Pasti anda bingung, ketika yang salah adalah diri anda sendiri. Karena biasanya banyak orang itu berpikir bahwa pasti bisnisnya yang salah. Sistem dibisnisnya yang tidak bagus. Atau perusahaan investasinya yang menipu sehingga tidak bisa membayar. Sebenarnya semua itu adalah akibat dari sugesti yang ada dalam pikiran seseorang itu sendiri. Kekuatan sugesti yang tersimpan dalam pikiran manusia menarik semua kejadian ke dalam hidup manusia itu sendiri. Ketika sugesti-sugesti yang tersimpan dalam pikirannya adalah tentang kegagalan maka pasti itulah yang hadir ke dalam diri manusia itu. Ketika sugesti-sugesti yang tersimpan dalam pikirannya adalah tentang kekayaan maka pasti itulah yang hadir ke dalam hidup manusia.

Ambil contoh sederhana saja. Ada 2 orang yang sama-sama menjalankan sebuah bisnis. Lalu bisnis si A tumbuh lebih baik daripada bisnis si B. Apakah ini karna nasib? apakah karena takdir? kalau anda berpikir bahwa nasib dan takdir yang membuat hasil bisnis dari 2 orang itu berbeda maka anda SALAH. Yang membuat berbeda adalah sugesti yang ada di pikiran mereka. Pikiran si A berisi sugesti-sugesti yang jelek sehingga uang menjauh. Atau tertipu. Sedang pikiran si B berisi sugesti-sugesti yang baik, mengkayakan dan menyenangkan. Sehingga harusnya yang sibuk dilakukan bukan mencari peluang bisnis atau peluang invetasinya. Tapi memperbaiki sugesti yang ada dipikirannya.

Sugesti Bukan sekedar Diucapkan Berulang

Tapi jangan salah juga mengartikan kekuatan sugesti hanya sekedar ucapan. Misalnya banyak orang melakukan affirmasi pengulangan “saya kaya” sampai berkali-kali. Tapi tetap juga tidak kaya. Bisnisnya juga tidak tumbuh. Padahal sudah mengucapkan kalimat sugesti “saya kaya” berulang-ulang. Berarti salah dong jika mengatakan kekuatan sugesti itu bisa membuat kaya?. Kalau pemahaman anda hanya sempit seperti itu maka memang jadinya salah. Tetapi kalau anda memahami kekuatan sugesti dengan benar ditambahi dengan memahami kerja pikiran maka pasti anda setuju bahwa kekuatan sugesti bisa membuat seseorang menjadi kaya.

kitab sugesti untuk kaya

Dalam buku kitab 101 kalimat sugesti dijelaskan dengan lengkap dari A sampai Z mengenai apa itu kekuatan sugesti yang benar. Sehingga membuat orang yang membacanya sadar bahwa semua yang dialami dalam hidupnya adalah hasil dari sugesti yang ada di Pikirannya.

Kekuatan sugesti bukan dibuktikan dengan mengulang-ngulang kalimat ya. Karena itu tidak ada gunanya selama sugesti yang ada dalam pikiran anda menolak sugesti yang diulang-ulang itu.

 

Bagikan Artikel Ini

majalahsugesti

Admin Majalah Sugesti adalah pengelola dari Website KekuatanSugesti.com, berbagi Inspirasi dan Solusi untuk Kehidupan Manusia yang Lebih Baik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1
×
Langsung Chat Via WA