Ternyata Inilah Perbedaan Utama antara Kekuatan “Sugesti” dan “Mantra”

Bagikan Artikel Ini

kekuatan-sugesti-menghentikan-hujanTadi sore hujan deras dikantor, lalu karena saya mau pulang ,meskipun menggunakan mobil, saya lebih nyaman pulang tidak dengan hujan deras. Saya ucapkan mantra penggeser hujan didalam hati “hujan-hujan pergilah datanglah lain hari, saya mau pulang”, staf saya menyapa saya, “masih hujan pak firman, tunggu saja”. Dengen pe-de saya bilang “5 menit lagi mulai reda kok”. Dan sesuai ternyata, 5 menit kemudian hujan mulai reda, Saya bilang ke staf saya tadi “reda kan, udah saya jalan dulu”, staf saya itu melongo saja sambil melihat ke luar hehe. Mengendalikan hujan itu ada mantranya kan, hehe..tanpa bakar-bakar dupa.

Artikel kali ini saya ingin membahas tentang kekuatan sugesti dan mantra. Oh ya, saya baru sempat menulis artikel setelah putri saya tidur. Sebelum tidur tadi saya menemaniya bermain sambil memberikana sugesti kepadanya “syahmi cantik ya, syahmi sehat, syahmi pinter, syahmi kaya”. Dan karena usianya sudah mau 14 bulan, dia sudah mulai bisa menirukan sugesti saya tadi. Setiap ada kesempatan bermain dengannya selalu saya berikan sugesti seperti itu ke pikiran putri saya. Bahkan dulu sewaktu masih dalam kandungan, sudah saya sugestikan kalimat-kalimat seperti itu juga. Dan alhamdulillah, perkembangannya sesuai dengan sugesti saya tadi.

Nah, perhatikan ya dua kasus yang saya ceritakan tadi. Yang pertama tentang hujan lalu saya mengucapkan mantra, yang kedua tentang putri saya yang saya berikan sugesti. Ada dua hal utama disitu, “sugesti dan mantra”. Sering kali dua kata ini dibuat seolah-olah berbeda, karena saat kita mengatakan “mantranya apa?” pasti langsung terasosiasi dengan suatu klenik dan hal mistis, atau anda pasti sudah takut dan mengatakan itu ngga bener. Hanya karena menggunakan kalimat “mantra”. 

sugesti-positif-untuk-anak

Anda juga harus membaca artikel iniMantra, Doa dan Sugesti adalah Kekuatan dari Pikiran

Tetapi ketika bertanya “sugestinya apa?”, mungkin perasaan anda tidak terlalu takut dengan kata mantra, seperti nama majalah digital ini Majalah Kekuatan Sugesti. Lalu apakah ada perbedaan antara sugesti dan mantra? Sebenarnya sugesti dan mantra itu sama saja berasal dari kekuatan pikiran, hanya kalau mereka yang mengklaim dirinya paranormal, orang sok pinter pasti menggunakan istilah mantra, sedangkan teman-teman psikolog atau hipnoterapis menyebutnya sugesti. Padahal yang sesungguhnya sama. Contoh, ada mantra jawa pemikat perempuan “wong wedon..wong wedon, balikno atimu, balikno seliramu”. Bagi anda yang tidak pernah tahu tentang bahasa jawa pasti bingung dengan artinya. 

Lantas orang-orang yang mengaku-ngaku pinter itu mengatakan ke anda yang tidak mengerti bahasa jawa “dibaca ya kalimat itu sebut nama perempuannya”. Padahal kalimat yang disebut mantra tadi jika diartikan dalam bahasa indonesia adalah “perempuan-perempuan ubahlah hatimu, ubahlah kesenanganmu”. Begitu diubah menjadi bahasa Indonesia, lantas anda menyebutnya sugesti. Jadi kalau begitu masih membedakan sugesti dan mantra? Semua kuncinya ada di Pikiran, mengenali dengan benar supaya bisa mengontrolnya agar mampu memaksimalkan dalam kehdupan sehari-hari. Itulah dasar dalam saya membuat AMC (Alpha Mind Control) yaitu 3 M (mengenali-mengontrol dan memaksimalkan)

mantra-menjadi-pawang-hujan

Lalu judul artikel ini? Perbedaan utama antara sugesti dan mantra? Oke, saya jawab ya…perbedannya terletak pada HURUF-HURUF PEMBENTUK TULISANNYA, kalau mantra terdiri dari M-A-N-T-R-A sedangkan sugesti terdiri dari S-U-G-E-S-T-I. Ketika anda menemukan orang, atau artikel atau buku yang mengatakan bahwa sugesti dan mantra itu berbeda maka orang atau tulisannya itu belum paham secara benar dan utuh. Sudah paham ya, perbedaan sugesti dan mantra? xixixi..:)

Bagikan Artikel Ini
, , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *