Inilah Yang Membuat Media Sosial Bisa Mengubah Pola Pikir Manusia !

Bagikan Artikel Ini

Di era teknologi seperti ini, internet sangat berdampak pada kehidupan sosial masyarakat, terutama melalui media sosial. Mulai dari pekerjaan, bertukar informasi, atau sekedar menyenangkan diri sendiri. Akan tetapi, ternyata sosial media dapat mengubah pola pikir seseorang. Berikut ini beberapa hal yang bisa membuat media sosial bisa mengubah pola pikir manusia .

Media sosial seperti Instagram, Facebook, WhatsApp, dan platform lainnya kini menjadi sesuatu yang tak dapat dilepaskan dari masyarakat. Hal tersebut disebabkan kemudahan memperoleh informasi tanpa harus bersusah payah seperti zaman dahulu kala. Oleh karena itu,  media sosial dapat dikatakan sebagai salah satu penyebab pola pikir seseorang dapat berubah. Lalu, bagaimana pola pikir seseorang bisa berubah karena hal ini?

Pertama-tama, orang yang mendapatkan sebuah informasi melalui media sosial akan menafsirkan berita tersebut. Apakah hal itu masuk akal atau tidak sama sekali untuk dirinya. Jika masuk akal, maka ia akan menerima, mengolah, dan bahkan meyakini informasi tersebut sehingga akhirnya mengubah pola pikirnya.

Misalnya, Facebook. Media sosial ini sering digunakan masyarakat untuk mengunggah dan mendapatkan pengetahuan. Nah, dari sinilah kita seringkali mendapati konten-konten yang tujuannya menggiring opini publik. Bahkan dari konten tersebut dapat mengubah pola pikir mereka yang tadinya tidak setuju menjadi setuju dan sebaliknya.

Hal yang memengaruhi pola pikir ketika menggunakan media social adalah :

  1. Cara Mengolah Informasi

Media sosial tidak langsung mengubah poa pikir seseorang. Hal ini tentu saja akan tergantung dengan cara seseorang mengolah informasi yang didapatkan. Misalnya, ketika Anda mendapatkan informasi dari YouTube atau WhatsApp, apakah Anda akan langsung menyimpulkan atau berusaha mencari fakta lain?

Inilah Yang Membuat Media Sosial Bisa Mengubah Pola Pikir Manusia !

Hal itu tergantung dengan bagaimana Anda mengolah informasi tersebut. Ketika langsung percaya terhadap suatu informasi, saat itu juga pola pikir Anda akan berubah. Oleh karena itu, cara mengolah informasi hingga menyimpulkan suatu fakta bisa sangat berpengaruh terhadap pola pikir seseorang.

  1. Usaha Memastikan Kebenaran

Berubah atau tidaknya pola pikir seseorang juga tergantung pada kemauan yang ada di dalam dirinya untuk memeriksa sumber dan fakta mengenai berita tersebut. Seperti yang sudah disinggung di atas, jika kita tidak memastikan kebenarannya, pola pikir seseorang akan sangat mudah untuk berubah.

Inilah Yang Membuat Media Sosial Bisa Mengubah Pola Pikir Manusia !

Oleh karena itu, kabar hoaks (kabar berita bohong) memberikan dampak yang sangat berbahaya bagi semua orang karena tujuannya adalah untuk mengajak orang lain untuk setuju dengan apa yang disebarkan. Contoh kasusnya adalah kejadian penyebaran berita palsu di India.

Beritanya mengenai empat pengemis wanita yang disinyalir adalah penculik anak. Kabar tersebut beredar sangat cepat dan membuat masyarakat menghakimi keempat wanita tersebut hingga salah satunya tewas dan tiga lainnya luka-luka. Kenyataannya, pengemis malang itu adalah korban dari berita palsu yang tersebar di antara masyarakat.

Baca juga : Beginilah 3 Cara Utama Sebuah Sugesti Masuk Kedalam Pikiran Kita

  1. Usia

Sebenarnya, umur tidak terlalu menjadi penyebab hal tersebut dapat terjadi. Hal ini disebabkan oleh cara berpikir manusia sangat dinamis karena berubah seiring dengan berjalannya waktu.

Inilah Yang Membuat Media Sosial Bisa Mengubah Pola Pikir Manusia !

Akan tetapi, anak-anak yang menggunakan media sosial tanpa pengawasan dari orang tua akan berdampak buruk bagi kondisi mental mereka. Usia anak yang masih duduk di bangku SD dan SMP pola pikirnya masih belum matang, sehingga mudah untuk mengubah pola pikir mereka, baik untuk hal positif maupun negatif.

Nah , itulah beberapa hal yang dapat membuat pola pikir berubah karena media social. Sebenarnya, sosial media memang dapat mengubah pola pikir seseorang, entah itu menjadi lebih baik ataupun buruk. Semuanya tergantung pada individu masing-masing yang memiliki kuasa atas dirinya sendiri. Jika mulai terasa dampak negatifnya, sudah saatnya untuk lebih fokus pada dunia nyata, memperhatikan orang-orang dan lingkungan sekitar, dan melakukan kegiatan yang lebih positif.

amc-oktober
Bagikan Artikel Ini