Perhatikan 4 Hal Ini Agar Anda Tidak Terjerat Hutang Online

Bagikan Artikel Ini

Bila keuangan Anda selama ini termanajemen dengan baik, kebutuhan dana tunai yang mendadak bisa Anda atasi. Akan tetapi, masih banyak orang yang belum bisa memanajemen keuangan, sehingga saat ada kebutuhan dana yang mendadak mereka tidak dapat mengatasinya. Hadirnya pinjaman online seakan-akan memberikan angin segar, karena menawarkan banyak kemudahan. Namun sebaiknya perhatikan 5 hal ini agar Anda tidak terjerat hutang online.

  1. Ajukan pinjaman hanya untuk kebutuhan produktif

Hal yang harus diperhatikan saat mengajukan hutang online adalah tujuan dari pengajuan pinjaman tersebut. Sebab, banyak orang yang menyalah gunakan kemudahan meminjam uang secara online untuk memenuhi kebutuhan konsumtif mereka.

Perhatikan 4 Hal Ini Agar Anda Tidak Terjerat Hutang Online

Sebelum pinjam uang secara online, kategorikan dulu kebutuhan utang Anda. Apakah termasuk utang produktif, atau malah konsumtif?

Utang produktif adalah utang yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan, bukan keinginan. Nilai aset yang dibeli dengan cara berutang akan meningkat seiring waktu. Contoh utang produktif misalnya untuk modal bisnis. Untuk kebutuhan produktif seperti itu, tentu tak masalah pinjam uang secara online.

  1. Hitung kembali kemampuan finansial Anda

Sekalipun berutang untuk hal produktif, bukan berarti Anda tidak memperhitungkan kemampuan untuk membayarnya kembali. Rasio cicilan yang sehat tidak akan melebihi 30% gaji bulanan yang didapatkan. Lebih dari itu, bisa-bisa arus keuangan malah jadi berantakan.

Perhatikan 4 Hal Ini Agar Anda Tidak Terjerat Hutang Online

Apabila beban utang telah melampaui batas tersebut cobalah untuk mempertimbangkan kembali keinginan untuk mengambil utang baru. Sebab jika Anda tak memperhatikan hal tersebut, bisa-bisa Anda malah gali lubang tutup lubang. Menghitung rasio utang juga sangat penting dilakukan supaya kita bisa mempersiapkan dana untuk membayar tanggung jawab kita.

Baca juga : Pahami 5 Sugesti ini Ketika Kondisimu Sedang Terjebak Hutang yang Memberatkan

 

  1. Pastikan lembaga pinjaman online terdaftar di OJK

Menurut data pada Desember 2018 lalu dari sekian banyak lembaga kredit online yang terdapat di Indonesia, hanya 88 perusahaan yang resmi terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Untuk itu, sebagai calon nasabah, Anda harus pintar-pintar dalam memilih layanan pinjaman online yang terpecaya.

Perhatikan 4 Hal Ini Agar Anda Tidak Terjerat Hutang Online

Pastikan bahwa fintech yang dipilih sudah terdaftar di OJK. Teliti kembali juga besaran bunga, dan seluruh biaya yang dikenakan oleh mereka. Lembaga pinjaman online yang aman pastinya mengenakan bunga yang wajar dan transparan.

  1. Perhatikan bunga, tenor, dan seluruh biaya tambahannya

Perhatikan kembali besaran bunga yang dikenakan, karena banyak penyedia kredit online yang bunganya tak masuk akal, bahkan mencapai 1% per hari. Perlu diketahui bahwa bunga pada lembaga kredit online pasti lebih besar dibandingkan di lembaga kredit konvensional.

Perhatikan 4 Hal Ini Agar Anda Tidak Terjerat Hutang Online

Namun, bukan berarti bunganya melambung tinggi hingga sebesar itu. Penyedia kredit online yang aman biasanya mengenakan bunga yang tak jauh dari lembaga kredit konvensional. Maka dari itu, teliti kembali juga besaran bunga.

Selain itu, cek kembali biaya tambahan yang dikenakan oleh mereka. Lembaga pinjaman online yang aman pastinya memaparkan seluruh besaran bunga dan biaya tambahan seperti biaya administrasi, biaya denda, dan biaya lainnya secara transparan, sebelum calon nasabah menyetujui pinjaman.

Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum Anda mengajukan pinjam uang secara online. Simak juga video cara melunasi hutang dibawah ini.

 

Semoga bermanfaat 🙂

Bagikan Artikel Ini